Skip to main content

Saat Hidup Tidak Hanya Tentang Aku

Saat Hidup Tidak Hanya Tentang Aku
Aku ingat, 20 tahun pertama dalam hidup ini terasa begitu lama. Sedih, senang, suka, duka semuanya telah terjadi, sekarang 20 tahun itu telah berlalu dan kini aku berada di tahun-tahun yang begitu cepat. Namun aku merasa aku bahkan tidak bergerak sedikit pun walau 4 tahun berlalu. 

Apa yang terjadi denganku? Ini perasaanku saja? Aku melihat sekeliling...

Adik-adikku sudah besar dan bertambah tinggi, bahkan lebih tinggi dariku. Orang tuaku...oh Tuhan, aku semakin jelas melihat guratan-guratan di wajah mereka, rambut mereka tidak sehitam dulu, kulit mereka mengerut. Satu-satunya yang tak berubah adalah cahaya harapan di mata mereka.

Apa yang aku perbuat? Apa yang aku lakukan untuk mereka? Aku hanya bisa diam dan tertunduk malu saat semua teman, sahabat dan sebayaku telah membuat ayah ibu mereka tersenyum bangga. Saat adik-adik mereka melihat contoh yang semestinya mereka dapatkan, aku masih tertidur pulas di dalam kamar. Sungguh memalukan. 

Ya Tuhan... Jangan biarkan aku melihat cahaya di mata mereka itu hilang! Aku masih membayangkan aku memiliki masa depan, pekerjaan, keluarga, dan cucu untuk mereka saat mereka menikmati masa tua, serta membuat mereka bahagia dan bangga memandangku, untuk mengatakan..."ya, dialah anakku...". Dan semua itu ingin aku wujudkan. 

harapan
Aku harus bangkit!

Oh Tuhan...Beri aku kesadaran! Beri aku kesempatan! Beri aku kekuatan! Dan beri aku keyakinan atas apa yang akan dan telah aku lakukan! Karena sekarang adalah saat dimana aku sadar, jika hidup tidak hanya tentang "aku...".

Comments

Popular posts from this blog

Believe Me: Ternyata Cabut Gigi Itu Tidak Sakit!

Saya mau share pengalaman cabut gigi yang bagi sebagian orang begitu "horor". Seperti biasa, sebelum dicabut saya tanya sana-sini. Yang ditanya ya macam-macam. Mulai dari biaya, dokter, tempat dan pastinya: "sakit nggak siiihh?". Karena ini pengalaman pertama, maka saya akan ulas tuntas bagi para pembaca.
Selasa, 25 Juni 2013 saya telah resmi kehilangan 2 geraham. Ingat, dua. Harus diakui, untuk urusan gigi saya memang bukan contoh yang baik, khususnya bagi anak-anak.
Problem Gigi
2 geraham bawah kiri saya sudah dalam keadaan kritis. Dokter bilang nomor 36, 37 (ternyata gigi punya nomer antrian juga). Kondisinya? Kayak tanah dihantam meteor. Saya gak akan beri gambaran lebih detil deh..., parah.
Kunjungan Pertama Oke, lanjut. Seminggu sebelumnya saya sudah datang, tapi berhubung gusi sedang meradang, operasi pun batal. Saya hanya diberi antibiotik dan sejenis painkiller. Sebenarnya bayar, kena Rp50000. Hehehehee...
Kunjungan Yang Kedua
Seminggu berlalu, bengkak pun hi…

Perbedaan Jacket, Sweater, Cardigan, Jas dan Blazer

Mungkin sudah banyak yang mengetahui 5 jenis outerwear ini, tapi masih banyak juga yang keliru membedakannya. Blazer disebut jacket, cardigan disebut sweater dan begitu seterusnya. Agar tidak salah kaprah, berikut perbedaan masing-masingnya. 1. Jacket Jacket adalah outerwear yang memiliki banyak varian bahan dan desain seperti kulit, parasut, denim. Umumnya memakai bahan yang kedap air atau tidak mudah basah serta berat dan akan terasa gerah jika dipakai dalam waktu yang lama.
2. Sweater Sweater adalah outerwear berkontur tebal dengan bahan yang lembut dan hangat. Biasanya dari benang wol. Kekeliruan sering terjadi saat menyebut sweater sebagai cardigan. Sweater merupakan terusan, tanpa kancing atau resleting.
3. Cardigan  Cardigan bisa dibilang turunan dari sweater tapi dengan kontur yang lebih tipis dan slim. Desain cardigan bisa dibilang seperti hasil 'kawin silang' antara sweater dengan kemeja, hal yang jadi perbedaan dasar antara sweater dengan cardigan.
4. Jas Jas merupakan…

Aturan Mengenai Lagu Plagiat

Lagu plagiat tak lagi berdasar pada 8 bar! Undang-Undang Hak Cipta Tahun 2002 sebagai perbaikan dari Undang-Undang Hak Cipta Tahun 1982 mulai disosialisasikan. Musisi Indonesia dituntut lebih kreatif dan hati-hati dalam mengarang lagu.

Salah satu hal yang paling ditekankan dalam sosialisasi tersebut adalah hal baru yang disebut substantial part. ”Yaitu, bagian terpenting dalam musik yang pernah dikenal orang,” jelas James F.Sundah, musisi senior sekaligus ketua bidang teknologi informasi dan apresiasi seni PAPPRI. Substantial part mempertegas batasan sebuah lagu dikatakan plagiat atau tidak. Sebelumnya, kata James, sebuah lagu dikatakan plagiat alias menyontek jika memiliki kesamaan dengan lagu lainnya sebanyak 8 bar.

”Tapi, dengan aturan baru ini, belum sampai satu bar pun, jika sudah terdengar seperti lagu milik orang lain, bisa dikatakan plagiat,” jelasnya setelah pengumuman Lomba Cipta Nyanyian Anak Bangsa 2008 di Hotel Millenium Minggu.
Kesamaan itu bisa dalam bentu…