Skip to main content

Anggun vs Agnes

Keduanya bisa dibilang penyanyi terbaik Indonesia yang berada di generasi yang berbeda tapi toh masih banyak yang membandingkan kedua produk dalam negeri ini. Kepada pembaca entah itu fans Agnes atau Anggun saya harap bisa bijak membaca artikel ini karena walau saya menilai saya menerapkan dasar pemikiran bahwa keduanya adalah yang terbaik saat ini.


Lantas apa alsan saya menilai Anggun lebih baik dari Agnes? Ini dia alasannya:
1. Status Go Internasional
Ini sering kali diributkan kedua fans, tapi kalau boleh jujur kenyataannya memang Anggun mengungguli Agnes. Dengan tinggal di luar negeri, beradaptasi, berkarya dan meraih penghargaan di luar sana nama Anggun jelas lebih mentereng dan dikenal ketimbang Agnes. Mungkin ini juga karena Anggun sudah lama berkecimpung di industri musik Eropa secara kan dia lebih senior?

2. Karya
Basic genre keduanya saja sejatinya sudah beda, Anggun lebih ke World Music sementara Agnes cenderung Pop Music. Kemampuan olah vokal? Tentu aneh jika ada yang membandingkan karena karakter dan genre saja sudah berbeda, jadi itu cuma soal selera. Tapi dari hits, penjualan album dan status album yang sudah go internasional jelaslah Anggun menang atas Agnes.

3. Karakter
Nah, poin ini yang sejatinya jadi penyebab kenapa saya lebih memenangkan Anggun. Kalau 2 poin di atas Anggun menang itu wajar karena keduanya beda generasi dan genre. Kalau karakter musisi? Jelaslah siapa yang memiliki karakter Indonesia asli. Kalau Agnes maaf kata ya, style-nya terlalu ke barat-baratan, mulai dari berpakaian hingga bertutur. Kesan ter-influence musisi asing justru lebih tampak seperti "mengopy". Anggun? Dengan dia ngomong aja kita udah tau.

Kesimpulan:
Sebenarnya saya agak aneh membandingkan 2 musisi ini dan saya heran dengan fans keduanya yang saya nilai "labil" dan suka ribut. Padahal kalau mau dewasa, keduanya itu adalah penyanyi andalan Indonesia lintas generasi. Ibaratnya kalau pemain bola, kita membandingkan David Beckham dengan Theo Walcott, ya ga bisalah! Anggun menang pun karena dia sudah lebih dulu meniti karir dan sudah banyak menuai hasil, sementara Agnes masih harus banyak belajar dan masih panjang karirnya.

So? Buat apa ribut? Mending support keduanya.

Comments

Popular posts from this blog

Puddle Of Mudd - Blurry

Lagu yang satu ini benar-benar menyentuh banget buat saya. Genre rock tentu sudah menjadi prasyarat disamping musik yang sedikit balad membuat lagu ini semakin gelap dan berkesan untuk diresapi. Puddle of Mudd - Blurry .Lagu ini bercerita tentang perpisahan dengan orang yang dicintai dan meninggalkan rasa sakit yang teramat dalam.

Apa Itu Fans Karbitan?

Apa sih maksudnya fans karbitan? Fans yang berprofesi sebagai tukang las kah? Hahahaha, tentu bukan. Fans karbitan adalah fans yang tidak memiliki kesetiaan atau fans yang muncul disaat senang dan menghilang disaat susah. Logo resmi fans karbitan versi Liga Primer Fans karbitan tak selalu buta sepak bola (terutama klub dukungannya), tapi yang jelas mereka adalah tipikal yang mau enaknya saja, jadi fans pun hanya karena ingin eksis. Mereka juga bukan pecinta sepakbola netral yang bisa saja tidak menjadi fans tim / klub tertentu. Berikut adalah 7 indikator fans karbitan: 1). Glory Hunter  (25%) Setiap fans biasanya memang lahir dari masa kejayaan klub. Jadi, jika klub dukungannya sedang berjaya, sulit untuk memvonis dia sebagai karbitan. Yang terpenting dan yang menjadi elemen utama adalah loyalitas, yaitu disaat klub mengalami masa sulit, dukungannya tetap ada.  2). Mendukung lebih dari satu klub disatu kompetisi   (25%) Mengaku fans lebih...

Believe Me: Ternyata Cabut Gigi Itu Tidak Sakit!

Jangan takut cabut gigi Saya mau share pengalaman cabut gigi yang bagi sebagian orang begitu "horor". Seperti biasa, sebelum dicabut saya tanya sana-sini. Yang ditanya ya macam-macam. Mulai dari biaya, dokter, tempat dan pastinya: "sakit nggak siiihh?". Karena ini pengalaman pertama, maka saya akan ulas tuntas bagi para pembaca. Selasa, 25 Juni 2013 saya telah resmi kehilangan 2 geraham. Ingat, dua. Harus diakui, untuk urusan gigi saya memang bukan contoh yang baik, khususnya bagi anak-anak. Becandain om om - ponk Problem Gigi 2 geraham bawah kiri saya sudah dalam keadaan kritis. Dokter bilang nomor 36, 37 (ternyata gigi punya nomer antrian juga). Kondisinya? Kayak tanah dihantam meteor. Saya gak akan beri gambaran lebih detil deh..., parah. Kunjungan Pertama Oke, lanjut. Seminggu sebelumnya saya sudah datang, tapi berhubung gusi sedang meradang, operasi pun batal. Saya hanya diberi  antibiotik dan sejenis painkiller . Sebenarnya bayar,...