Skip to main content

Tips Membeli Baju Bola KW

Memiliki jersey klub sepak bola kesayangan menjadi salah satu bukti cinta seseorang kepada klub tersebut. Tapi apadaya, harga jersey atau baju bola original yang tergolong mahal membuat fans mengalihkan pilihannya pada jersey atau baju bola KW.

Berbeda dengan membeli baju original yang kualitasnya sudah terjamin, untuk membeli baju bola KW dibutuhkan ketelitian. Berikut hal-hal yang harus diperhatikan saat membeli baju bola KW:

Arsenal

1. Logo Klub
Logo atau lambang klub adalah yang pertama harus diperhatikan. Kualitas logo bisa menjadi patokan kualitas jersey. Perhatikan apakah logo berjenis cetak atau jahit. Perhatikan apakah cetakan / jahitannya rapi, kemudian apakah terpasang simetris pada jersey. 

2. Kualitas Bahan
Sekalipun cuma jersey KW, kualitas bahan tetap perlu diperhatikan. Biasanya penjual menjadikan kualitas bahan sebagai patokan untuk menentukan harga dan mengkategorikan kualitas jersey yang dijualnya. Biasa kita kenal dengan istilah KW1, KW2 dan seterusnya. 

3. Kualitas Jahitan
Nah, kalau bahannya bagus bagaimana dengan jahitannya? Saat membeli, balikkan jersey bagian dalam keluar dan perhatikan kualitas jahitannya dari segi: kerapian dan kekuatan. Tentu kamu tidak ingin jersey yang kamu beli sobek hanya karena tarikan kecil. 

4. Kualitas Cetakan
Umumnya jersey KW memakai metode sablon konvensional untuk memasang logo atau sponsor. Cek apakah ada bagian yang retak / terkikis. Jangan sampai setelah dicuci cetakannya pecah atau terhapus. Cetakan yang bagus adalah cetakan yang lentur dan kuat.  

5. Kerusakan Jersey
Langkah terakhir periksa apakah ada kerusakan pada bagian jersey seperti benang jahitan yang menyembul, sobekan dan sebagainya. Jika tidak ada, maka sekarang kamu bisa membeli jersey tersebut.

Comments

Popular posts from this blog

Believe Me: Ternyata Cabut Gigi Itu Tidak Sakit!

Saya mau share pengalaman cabut gigi yang bagi sebagian orang begitu "horor". Seperti biasa, sebelum dicabut saya tanya sana-sini. Yang ditanya ya macam-macam. Mulai dari biaya, dokter, tempat dan pastinya: "sakit nggak siiihh?". Karena ini pengalaman pertama, maka saya akan ulas tuntas bagi para pembaca.
Selasa, 25 Juni 2013 saya telah resmi kehilangan 2 geraham. Ingat, dua. Harus diakui, untuk urusan gigi saya memang bukan contoh yang baik, khususnya bagi anak-anak.
Problem Gigi
2 geraham bawah kiri saya sudah dalam keadaan kritis. Dokter bilang nomor 36, 37 (ternyata gigi punya nomer antrian juga). Kondisinya? Kayak tanah dihantam meteor. Saya gak akan beri gambaran lebih detil deh..., parah.
Kunjungan Pertama Oke, lanjut. Seminggu sebelumnya saya sudah datang, tapi berhubung gusi sedang meradang, operasi pun batal. Saya hanya diberi antibiotik dan sejenis painkiller. Sebenarnya bayar, kena Rp50000. Hehehehee...
Kunjungan Yang Kedua
Seminggu berlalu, bengkak pun hi…

Perbedaan Jacket, Sweater, Cardigan, Jas dan Blazer

Mungkin sudah banyak yang mengetahui 5 jenis outerwear ini, tapi masih banyak juga yang keliru membedakannya. Blazer disebut jacket, cardigan disebut sweater dan begitu seterusnya. Agar tidak salah kaprah, berikut perbedaan masing-masingnya. 1. Jacket Jacket adalah outerwear yang memiliki banyak varian bahan dan desain seperti kulit, parasut, denim. Umumnya memakai bahan yang kedap air atau tidak mudah basah serta berat dan akan terasa gerah jika dipakai dalam waktu yang lama.
2. Sweater Sweater adalah outerwear berkontur tebal dengan bahan yang lembut dan hangat. Biasanya dari benang wol. Kekeliruan sering terjadi saat menyebut sweater sebagai cardigan. Sweater merupakan terusan, tanpa kancing atau resleting.
3. Cardigan  Cardigan bisa dibilang turunan dari sweater tapi dengan kontur yang lebih tipis dan slim. Desain cardigan bisa dibilang seperti hasil 'kawin silang' antara sweater dengan kemeja, hal yang jadi perbedaan dasar antara sweater dengan cardigan.
4. Jas Jas merupakan…

Aturan Mengenai Lagu Plagiat

Lagu plagiat tak lagi berdasar pada 8 bar! Undang-Undang Hak Cipta Tahun 2002 sebagai perbaikan dari Undang-Undang Hak Cipta Tahun 1982 mulai disosialisasikan. Musisi Indonesia dituntut lebih kreatif dan hati-hati dalam mengarang lagu.

Salah satu hal yang paling ditekankan dalam sosialisasi tersebut adalah hal baru yang disebut substantial part. ”Yaitu, bagian terpenting dalam musik yang pernah dikenal orang,” jelas James F.Sundah, musisi senior sekaligus ketua bidang teknologi informasi dan apresiasi seni PAPPRI. Substantial part mempertegas batasan sebuah lagu dikatakan plagiat atau tidak. Sebelumnya, kata James, sebuah lagu dikatakan plagiat alias menyontek jika memiliki kesamaan dengan lagu lainnya sebanyak 8 bar.

”Tapi, dengan aturan baru ini, belum sampai satu bar pun, jika sudah terdengar seperti lagu milik orang lain, bisa dikatakan plagiat,” jelasnya setelah pengumuman Lomba Cipta Nyanyian Anak Bangsa 2008 di Hotel Millenium Minggu.
Kesamaan itu bisa dalam bentu…