Skip to main content

Tips Agar Tidak Kedinginan Saat Mandi

Mandi dan kedinginan sepertinya sudah jadi momok bagi sebagian orang sejak jaman mereka SD. Apalagi mandi dipagi hari. Kedinginan saat mandi bisa disebabkan beberapa faktor: cuaca, air dan pikiran. Nah, untuk mengatasinya, saya akan share tips agar tidak kedinginan saat mandi. Pilih dan lakukan beberapa cara berikut:

1. Mandi Muka
Pasti udah paham apa maksudnya Ya, ini cuma cuci muka saja. Biasanya ini dilakukan saat cuaca dingin berkompilasi dengan rasa malas dan telat. Sempurnakan dengan: tidak gosok gigi.
Kecepatan: 90%
Kebersihan: 10%
Kedinginan: 25%

2. Mandi Separo
Trik ini saya dapat waktu kecil pas liburan di kampung yang dingin. Cara mandinya simple. Dengan memakai sabun: cuci lengan, tungkai, muka plus gosok gigi. Mirip berwudhu, tapi ini disabunin.
Kecepatan: 75%
Kebersihan: 25%
Kedinginan: 50%

3. Mandi Greget
Tanpa memakai trik apa pun. Mandi seperti biasa. Kedinginan? Harus tahan. Kunci mandi greget adalah di pikiran. Bagi kamu yang biasa mandi dengan cara ini, kamu adalah kaum gregeter.
Kecepatan: Relatif
Kebersihan: 100%
Kedinginan: 100%

4. Mandi Pasien
Mirip pasien di rumah sakit. Mandi ini diawali dengan mandi separo, lalu membasahi tengkuk, kepala dan diakhiri menyiram seluruh badan. Tujuannya agar tubuh beradaptasi dengan dingin.
Kecepatan: 25%
Kebersihan 75%
Kedinginan: 50%

5. Mandi Kilat
Sesuai namanya, mandi kilat adalah mandi berkecepatan tinggi. Hanya mereka yang ahli yang bisa mandi kilat dengan sempurna. Para pemula biasanya akan menyisakan busa-busa di telinga.
Kecepatan: 75%
Kebersihan: 50%
Kedinginan: 50%

6. Mandi Mewah
Mandi ini dibilang mewah sebenarnya cuma karena memakai air panas. Jadi bisa dibilang tidak akan kedinginan. Tapi mandi mewah juga sudah pasti akan menyita banyak waktu.
Kecepatan: 0%
Kebersihan: 100%
Kedinginan: 10%

7. Mandi Koboy
Saya tidak tau ini masih termasuk kategori mandi atau tidak. Mandi koboy ini sangat simple. Caranya: siapkan segelas air, celupkan kedua telunjuk, lalu usapkan air pada mata. Selesai.
Kecepatan: 100%
Kebersihan: 0%
Kedinginan: 0%

Oke, sekarang kamu pilih memakai tips mandi yang mana?

Comments

Popular posts from this blog

Believe Me: Ternyata Cabut Gigi Itu Tidak Sakit!

Saya mau share pengalaman cabut gigi yang bagi sebagian orang begitu "horor". Seperti biasa, sebelum dicabut saya tanya sana-sini. Yang ditanya ya macam-macam. Mulai dari biaya, dokter, tempat dan pastinya: "sakit nggak siiihh?". Karena ini pengalaman pertama, maka saya akan ulas tuntas bagi para pembaca.
Selasa, 25 Juni 2013 saya telah resmi kehilangan 2 geraham. Ingat, dua. Harus diakui, untuk urusan gigi saya memang bukan contoh yang baik, khususnya bagi anak-anak.
Problem Gigi
2 geraham bawah kiri saya sudah dalam keadaan kritis. Dokter bilang nomor 36, 37 (ternyata gigi punya nomer antrian juga). Kondisinya? Kayak tanah dihantam meteor. Saya gak akan beri gambaran lebih detil deh..., parah.
Kunjungan Pertama Oke, lanjut. Seminggu sebelumnya saya sudah datang, tapi berhubung gusi sedang meradang, operasi pun batal. Saya hanya diberi antibiotik dan sejenis painkiller. Sebenarnya bayar, kena Rp50000. Hehehehee...
Kunjungan Yang Kedua
Seminggu berlalu, bengkak pun hi…

Perbedaan Jacket, Sweater, Cardigan, Jas dan Blazer

Mungkin sudah banyak yang mengetahui 5 jenis outerwear ini, tapi masih banyak juga yang keliru membedakannya. Blazer disebut jacket, cardigan disebut sweater dan begitu seterusnya. Agar tidak salah kaprah, berikut perbedaan masing-masingnya. 1. Jacket Jacket adalah outerwear yang memiliki banyak varian bahan dan desain seperti kulit, parasut, denim. Umumnya memakai bahan yang kedap air atau tidak mudah basah serta berat dan akan terasa gerah jika dipakai dalam waktu yang lama.
2. Sweater Sweater adalah outerwear berkontur tebal dengan bahan yang lembut dan hangat. Biasanya dari benang wol. Kekeliruan sering terjadi saat menyebut sweater sebagai cardigan. Sweater merupakan terusan, tanpa kancing atau resleting.
3. Cardigan  Cardigan bisa dibilang turunan dari sweater tapi dengan kontur yang lebih tipis dan slim. Desain cardigan bisa dibilang seperti hasil 'kawin silang' antara sweater dengan kemeja, hal yang jadi perbedaan dasar antara sweater dengan cardigan.
4. Jas Jas merupakan…

Aturan Mengenai Lagu Plagiat

Lagu plagiat tak lagi berdasar pada 8 bar! Undang-Undang Hak Cipta Tahun 2002 sebagai perbaikan dari Undang-Undang Hak Cipta Tahun 1982 mulai disosialisasikan. Musisi Indonesia dituntut lebih kreatif dan hati-hati dalam mengarang lagu.

Salah satu hal yang paling ditekankan dalam sosialisasi tersebut adalah hal baru yang disebut substantial part. ”Yaitu, bagian terpenting dalam musik yang pernah dikenal orang,” jelas James F.Sundah, musisi senior sekaligus ketua bidang teknologi informasi dan apresiasi seni PAPPRI. Substantial part mempertegas batasan sebuah lagu dikatakan plagiat atau tidak. Sebelumnya, kata James, sebuah lagu dikatakan plagiat alias menyontek jika memiliki kesamaan dengan lagu lainnya sebanyak 8 bar.

”Tapi, dengan aturan baru ini, belum sampai satu bar pun, jika sudah terdengar seperti lagu milik orang lain, bisa dikatakan plagiat,” jelasnya setelah pengumuman Lomba Cipta Nyanyian Anak Bangsa 2008 di Hotel Millenium Minggu.
Kesamaan itu bisa dalam bentu…