Skip to main content

Tips Memilih Jurusan Kuliah

Tips Memilih Jurusan Kuliah
Tips Memilih Jurusan Kuliah
Masih sering ditemui calon mahasiswa yang kebingungan dalam menentukan program keahlian atau jurusan untuk studinya di perguruan tinggi. Agar tidak nyasar alias salah jurusan, saya akan berikan sedikit tips: Pilihlah jurusan...

1. Berdasarkan Jurusan di Sekolah
Ini adalah cara paling aman dan paling mudah dalam menentukan jurusan yang akan kamu pilih untuk masuk perguruan tinggi. Dengan 'mensinkronkan' jurusan sekolah dengan jurusan kuliah, seharusnya proses perkuliahan kamu nantinya akan lebih lancar karena sudah mendapatkan dasar ilmunya di sekolah. Cara ini merupakan yang paling mudah, khususnya bagi lulusan SMK.

2. Berdasarkan Minat yang Dimiliki
Saat menyukai sesuatu, seseorang cenderung akan total menggelutinya. Inilah dasar kedua dalam memilih jurusan kuliah. Sekalipun belum memiliki atau tidak pernah mendapatkan ilmunya di sekolah, dengan minat yang tinggi, hal itu bukanlah halangan. Faktanya, banyak juga mahasiswa yang jurusannya di sekolah tidak 'singkron' dengan jurusannya saat kuliah.

3. Berdasarkan Bakat yang Dimiliki
Cara paling tepat menurut saya. "Seorang berbakat belumlah tentu ahli, seorang ahli belumlah tentu berbakat". Seorang yang tidak berbakat bisa menjadi ahli jika ia tekun, tapi seorang yang berbakat belum tentu jadi ahli jika tidak menekuninya. Sekarang coba bayangkan jika seorang yang berbakat itu mendalami bakatnya? Jangan sia-siakan bakatmu.

4. Berdasarkan Peluang Kerja
Inilah cara yang disebut 'main aman'. Toh pada akhirnya, mayoritas tujuan kita menyelesaikan studi adalah untuk dapat pekerjaan, tapi tidak semua lulusan 'mudah' mendapat pekerjaan (diluar garis rezeki tentunya). Jadi, analisalah lulusan jurusan yang paling "mudah" dapat kerja dan yang paling banyak dibutuhkan dunia kerja setidakanya untuk 4 - 5 tahun mendatang.

Hanya 4 hal itu dari saya, semoga bisa membantu kamu dalam memilih jurusan kuliah. 

Comments

  1. Tipsnya bagus gan.. Setuju ane.. :)

    ReplyDelete
  2. makasih gan tipsnya sangat bermanfaat :) btw ane nanti mau masuk smk jurusan tkj :3

    ReplyDelete
    Replies
    1. TKJ? prospeknya bagus karena sekarang kita hidup di era digital

      Delete
  3. Ane Masih Kelas 1 smk , Tapi gpp dapet Ilmu Duluan Sebelum Tamat

    ReplyDelete

Post a Comment

Terimakasih atas komentarnya.
Terimakasih untuk tidak memasang link aktif.

Popular posts from this blog

Believe Me: Ternyata Cabut Gigi Itu Tidak Sakit!

Saya mau share pengalaman cabut gigi yang bagi sebagian orang begitu "horor". Seperti biasa, sebelum dicabut saya tanya sana-sini. Yang ditanya ya macam-macam. Mulai dari biaya, dokter, tempat dan pastinya: "sakit nggak siiihh?". Karena ini pengalaman pertama, maka saya akan ulas tuntas bagi para pembaca.
Selasa, 25 Juni 2013 saya telah resmi kehilangan 2 geraham. Ingat, dua. Harus diakui, untuk urusan gigi saya memang bukan contoh yang baik, khususnya bagi anak-anak.
Problem Gigi
2 geraham bawah kiri saya sudah dalam keadaan kritis. Dokter bilang nomor 36, 37 (ternyata gigi punya nomer antrian juga). Kondisinya? Kayak tanah dihantam meteor. Saya gak akan beri gambaran lebih detil deh..., parah.
Kunjungan Pertama Oke, lanjut. Seminggu sebelumnya saya sudah datang, tapi berhubung gusi sedang meradang, operasi pun batal. Saya hanya diberi antibiotik dan sejenis painkiller. Sebenarnya bayar, kena Rp50000. Hehehehee...
Kunjungan Yang Kedua
Seminggu berlalu, bengkak pun hi…

Perbedaan Jacket, Sweater, Cardigan, Jas dan Blazer

Mungkin sudah banyak yang mengetahui 5 jenis outerwear ini, tapi masih banyak juga yang keliru membedakannya. Blazer disebut jacket, cardigan disebut sweater dan begitu seterusnya. Agar tidak salah kaprah, berikut perbedaan masing-masingnya. 1. Jacket Jacket adalah outerwear yang memiliki banyak varian bahan dan desain seperti kulit, parasut, denim. Umumnya memakai bahan yang kedap air atau tidak mudah basah serta berat dan akan terasa gerah jika dipakai dalam waktu yang lama.
2. Sweater Sweater adalah outerwear berkontur tebal dengan bahan yang lembut dan hangat. Biasanya dari benang wol. Kekeliruan sering terjadi saat menyebut sweater sebagai cardigan. Sweater merupakan terusan, tanpa kancing atau resleting.
3. Cardigan  Cardigan bisa dibilang turunan dari sweater tapi dengan kontur yang lebih tipis dan slim. Desain cardigan bisa dibilang seperti hasil 'kawin silang' antara sweater dengan kemeja, hal yang jadi perbedaan dasar antara sweater dengan cardigan.
4. Jas Jas merupakan…

Aturan Mengenai Lagu Plagiat

Lagu plagiat tak lagi berdasar pada 8 bar! Undang-Undang Hak Cipta Tahun 2002 sebagai perbaikan dari Undang-Undang Hak Cipta Tahun 1982 mulai disosialisasikan. Musisi Indonesia dituntut lebih kreatif dan hati-hati dalam mengarang lagu.

Salah satu hal yang paling ditekankan dalam sosialisasi tersebut adalah hal baru yang disebut substantial part. ”Yaitu, bagian terpenting dalam musik yang pernah dikenal orang,” jelas James F.Sundah, musisi senior sekaligus ketua bidang teknologi informasi dan apresiasi seni PAPPRI. Substantial part mempertegas batasan sebuah lagu dikatakan plagiat atau tidak. Sebelumnya, kata James, sebuah lagu dikatakan plagiat alias menyontek jika memiliki kesamaan dengan lagu lainnya sebanyak 8 bar.

”Tapi, dengan aturan baru ini, belum sampai satu bar pun, jika sudah terdengar seperti lagu milik orang lain, bisa dikatakan plagiat,” jelasnya setelah pengumuman Lomba Cipta Nyanyian Anak Bangsa 2008 di Hotel Millenium Minggu.
Kesamaan itu bisa dalam bentu…