Skip to main content

Cara Menemukan Handphone Android Yang Hilang

Pencuri Smartphone
Pencuri Smartphone
Siapa yang tak gundah gulana jika kehilangan gadget kesayangan? Yang membuat gundah mungkin bukan jenis, brand atau harga, tapi data & kenangan yang ada di dalamnya. Untuk itu kali ini saya akan berbagi tips Cara Menemukan Handphone Android Yang Hilang.

Sebetulnya cara ini dimulai dari langkah pencegahan, dengan kata lain sebelum smartphone hilang alias masih ada pada kita. Jika tidak (belum) dilakukan, maka tidak akan berhasil dan satu-satunya cara hanya menghubungi handphone tersebut secara langsung. 

Pencegahan:
Pertama, selalu ingat nama akun dan password gmail pada perangkat.
Kedua, lakukan settingan ini pada perangkat dengan membuka: Google Settings > Security > Android Device Manager. Lalu centang pada "Remotely locate this device" dan "Allow remote lock and erase".
Ketiga, usahakan selalu mengaktifkan paket data atau GPS, apalagi saat bepergian ke tempat yang masih asing agar posisi terus terupdate.
Keempat, usahakan baterai dalam keadaan terisi penuh atau cukup untuk bertahan setidaknya 12 jam dalam keadaan stand by. Sekarang jadi taukan kelebihan smartphone dengan baterai non removable?

Settingan Android Device Manager
Settingan Android Device Manager
Nah, jika langkah pencegahan sudah dilakukan dan perangkat hilang, kita harus segera melakukan pelacakan. Untuk pelacakan, kita butuh laptop atau smartphone lain, tapi akan lebih baik menggunakan smartphone lain.

Pelacakan:
Pertama, buka situs ini
https://www.google.com/android/devicemanager
Kedua, log in dengan akun gmail yang digunakan untuk perangkat yang hilang tersebut dan situs secara otomatis akan mencari posisi perangkat untuk kemudian menunjukkan lokasinya pada peta.
Ketiga, pilih menu Kunci dan tentukanlah password agar perangkat tidak bisa dibuka oleh pencuri atau orang yang menemukannya.
Keempat, pergilah ke lokasi yang ditunjukkan peta atau lokasi (orang) yang anda curigai sambil tetap mengakses situs di atas.
Kelima, pada situs pilih menu Deringkan dan perangkat akan berdering dengan volume maksimal sekalipun profil audio di setting silent (diam).
Keenam, jika setelah beberapa kali percobaan tidak membuahkan hasil, lebih baik anda ikhlaskan saja dan pilih menu Hapus untuk menghapus semua data pada perangkat.

Mendeteksi Lokasi
Mendeteksi Lokasi
Pesan dan Saran:
Sebaiknya coba dulu telepon perangkat yang hilang. Jika tidak ada hasil dan tidak mau menyerah begitu saja, sebaiknya coba lakukan pelacakan selama 3 hari atau 1 minggu sejak perangkat hilang. Bisa saja penemunya tidak tau harus mengembalikan kemana. Hal lain, (jika dicuri) biasanya butuh waktu 3 sampai 1 minggu bagi si pencuri untuk menjual.

Terakhir, tidak ada salahnya juga jika kita menginstall aplikasi keamanan pihak ketiga yang memiliki fitur Anti Theft pada perangkat, karena biasanya aplikasi dari pihak ketiga memiliki fitur yang lebih beragam.

Comments

Popular posts from this blog

Believe Me: Ternyata Cabut Gigi Itu Tidak Sakit!

Saya mau share pengalaman cabut gigi yang bagi sebagian orang begitu "horor". Seperti biasa, sebelum dicabut saya tanya sana-sini. Yang ditanya ya macam-macam. Mulai dari biaya, dokter, tempat dan pastinya: "sakit nggak siiihh?". Karena ini pengalaman pertama, maka saya akan ulas tuntas bagi para pembaca.
Selasa, 25 Juni 2013 saya telah resmi kehilangan 2 geraham. Ingat, dua. Harus diakui, untuk urusan gigi saya memang bukan contoh yang baik, khususnya bagi anak-anak.
Problem Gigi
2 geraham bawah kiri saya sudah dalam keadaan kritis. Dokter bilang nomor 36, 37 (ternyata gigi punya nomer antrian juga). Kondisinya? Kayak tanah dihantam meteor. Saya gak akan beri gambaran lebih detil deh..., parah.
Kunjungan Pertama Oke, lanjut. Seminggu sebelumnya saya sudah datang, tapi berhubung gusi sedang meradang, operasi pun batal. Saya hanya diberi antibiotik dan sejenis painkiller. Sebenarnya bayar, kena Rp50000. Hehehehee...
Kunjungan Yang Kedua
Seminggu berlalu, bengkak pun hi…

Perbedaan Jacket, Sweater, Cardigan, Jas dan Blazer

Mungkin sudah banyak yang mengetahui 5 jenis outerwear ini, tapi masih banyak juga yang keliru membedakannya. Blazer disebut jacket, cardigan disebut sweater dan begitu seterusnya. Agar tidak salah kaprah, berikut perbedaan masing-masingnya. 1. Jacket Jacket adalah outerwear yang memiliki banyak varian bahan dan desain seperti kulit, parasut, denim. Umumnya memakai bahan yang kedap air atau tidak mudah basah serta berat dan akan terasa gerah jika dipakai dalam waktu yang lama.
2. Sweater Sweater adalah outerwear berkontur tebal dengan bahan yang lembut dan hangat. Biasanya dari benang wol. Kekeliruan sering terjadi saat menyebut sweater sebagai cardigan. Sweater merupakan terusan, tanpa kancing atau resleting.
3. Cardigan  Cardigan bisa dibilang turunan dari sweater tapi dengan kontur yang lebih tipis dan slim. Desain cardigan bisa dibilang seperti hasil 'kawin silang' antara sweater dengan kemeja, hal yang jadi perbedaan dasar antara sweater dengan cardigan.
4. Jas Jas merupakan…

Aturan Mengenai Lagu Plagiat

Lagu plagiat tak lagi berdasar pada 8 bar! Undang-Undang Hak Cipta Tahun 2002 sebagai perbaikan dari Undang-Undang Hak Cipta Tahun 1982 mulai disosialisasikan. Musisi Indonesia dituntut lebih kreatif dan hati-hati dalam mengarang lagu.

Salah satu hal yang paling ditekankan dalam sosialisasi tersebut adalah hal baru yang disebut substantial part. ”Yaitu, bagian terpenting dalam musik yang pernah dikenal orang,” jelas James F.Sundah, musisi senior sekaligus ketua bidang teknologi informasi dan apresiasi seni PAPPRI. Substantial part mempertegas batasan sebuah lagu dikatakan plagiat atau tidak. Sebelumnya, kata James, sebuah lagu dikatakan plagiat alias menyontek jika memiliki kesamaan dengan lagu lainnya sebanyak 8 bar.

”Tapi, dengan aturan baru ini, belum sampai satu bar pun, jika sudah terdengar seperti lagu milik orang lain, bisa dikatakan plagiat,” jelasnya setelah pengumuman Lomba Cipta Nyanyian Anak Bangsa 2008 di Hotel Millenium Minggu.
Kesamaan itu bisa dalam bentu…