Skip to main content

Dan Akhirnya Blog Rickorockers Ganti URL

Keputusan besar gue ambil hari ini (30112015); ganti judul dan url blog. Blogger berpengalaman pasti paham kalau ini beresiko. Padahal url rickorockers.blogspot.com sudah hampir 5 tahun eksis di jagad maya. 
Foto jadul rickorockers
Foto jadul rickorockers
Resiko mengganti judul dan url blog
Mengganti url atau nama blog bukan tanpa resiko. Yang paling kentara adalah traffic. Kalau blog itu mengandalkan pengunjung rutin mungkin tidak masalah, yang jadi masalah jika blog hanya mengandalkan index Google atau mesin pencarian, ya seperti blog ini. Harus berjuang lagi untuk meningkatkannya.

Apa alasan mengganti url rickorockers dengan ricologi?
Pertama, agar lebih simpel. Nama rickorockers gue pikir terlalu sulit untuk diingat atau ditulis, sehingga mereka yang mau kembali mengunjungi blog ini jadi kesulitan. Selanjutnya dari aspek Search Engine Optimize (SEO), url dan nama rickorockers juga dinilai nggak baik, sulit dieja.

Kedua, agar lebih personal. Misi gue untuk blog ini adalah menjadikannya lebih personal, lebih pribadi. Akan ada beberapa artikel yang udah ngehits di Google gue hapus. Gue ingin menjadikan blog ini sebagai wadah berbagi pengalaman, pemikiran dan isi hati saja, bukan yang lain.

Apa alasan gue pakai nama ricologi? 
Menurut kamus bahasa, akhiran logi bisa ditafsirkan sebagai; 'sebuah disiplin ilmu' atau bisa juga ditafsirkan sebagai; 'sekumpulan tulisan'. Untuk ricologi latar belakangnya adalah tafsir yang kedua; yang berarti blog ini adalah sekumpulan tulisan dari gue, Rico. Sesederhana itu.


Inilah beberapa header yang jadi bukti perjalanan blog ini:
Header 1
Header 1: Pertama mulai merancang header
Header 2
Header 2: Menonjolkan logo Rickorockers
Header 3
Header 3: Yang terinspirasi film Transformer
Header 4
Header 4: Saat mulai belajar edit template
Header 5
Header 5: Header interaktif, terbaik versi saya
Header 6
Header 6: Versi terakhir sebelum era responsive
Hmmmmhhh... perjalanan yang panjang. Bagi blogger yang sudah eksis sampai 5 tahun mungkin bakal milih bikin membuat blog baru, tapi sayangnya gue bukan junker. Ngurus 1 blog saja udah ribet. 

Comments

Popular posts from this blog

Believe Me: Ternyata Cabut Gigi Itu Tidak Sakit!

Saya mau share pengalaman cabut gigi yang bagi sebagian orang begitu "horor". Seperti biasa, sebelum dicabut saya tanya sana-sini. Yang ditanya ya macam-macam. Mulai dari biaya, dokter, tempat dan pastinya: "sakit nggak siiihh?". Karena ini pengalaman pertama, maka saya akan ulas tuntas bagi para pembaca.
Selasa, 25 Juni 2013 saya telah resmi kehilangan 2 geraham. Ingat, dua. Harus diakui, untuk urusan gigi saya memang bukan contoh yang baik, khususnya bagi anak-anak.
Problem Gigi
2 geraham bawah kiri saya sudah dalam keadaan kritis. Dokter bilang nomor 36, 37 (ternyata gigi punya nomer antrian juga). Kondisinya? Kayak tanah dihantam meteor. Saya gak akan beri gambaran lebih detil deh..., parah.
Kunjungan Pertama Oke, lanjut. Seminggu sebelumnya saya sudah datang, tapi berhubung gusi sedang meradang, operasi pun batal. Saya hanya diberi antibiotik dan sejenis painkiller. Sebenarnya bayar, kena Rp50000. Hehehehee...
Kunjungan Yang Kedua
Seminggu berlalu, bengkak pun hi…

Perbedaan Jacket, Sweater, Cardigan, Jas dan Blazer

Mungkin sudah banyak yang mengetahui 5 jenis outerwear ini, tapi masih banyak juga yang keliru membedakannya. Blazer disebut jacket, cardigan disebut sweater dan begitu seterusnya. Agar tidak salah kaprah, berikut perbedaan masing-masingnya. 1. Jacket Jacket adalah outerwear yang memiliki banyak varian bahan dan desain seperti kulit, parasut, denim. Umumnya memakai bahan yang kedap air atau tidak mudah basah serta berat dan akan terasa gerah jika dipakai dalam waktu yang lama.
2. Sweater Sweater adalah outerwear berkontur tebal dengan bahan yang lembut dan hangat. Biasanya dari benang wol. Kekeliruan sering terjadi saat menyebut sweater sebagai cardigan. Sweater merupakan terusan, tanpa kancing atau resleting.
3. Cardigan  Cardigan bisa dibilang turunan dari sweater tapi dengan kontur yang lebih tipis dan slim. Desain cardigan bisa dibilang seperti hasil 'kawin silang' antara sweater dengan kemeja, hal yang jadi perbedaan dasar antara sweater dengan cardigan.
4. Jas Jas merupakan…

Aturan Mengenai Lagu Plagiat

Lagu plagiat tak lagi berdasar pada 8 bar! Undang-Undang Hak Cipta Tahun 2002 sebagai perbaikan dari Undang-Undang Hak Cipta Tahun 1982 mulai disosialisasikan. Musisi Indonesia dituntut lebih kreatif dan hati-hati dalam mengarang lagu.

Salah satu hal yang paling ditekankan dalam sosialisasi tersebut adalah hal baru yang disebut substantial part. ”Yaitu, bagian terpenting dalam musik yang pernah dikenal orang,” jelas James F.Sundah, musisi senior sekaligus ketua bidang teknologi informasi dan apresiasi seni PAPPRI. Substantial part mempertegas batasan sebuah lagu dikatakan plagiat atau tidak. Sebelumnya, kata James, sebuah lagu dikatakan plagiat alias menyontek jika memiliki kesamaan dengan lagu lainnya sebanyak 8 bar.

”Tapi, dengan aturan baru ini, belum sampai satu bar pun, jika sudah terdengar seperti lagu milik orang lain, bisa dikatakan plagiat,” jelasnya setelah pengumuman Lomba Cipta Nyanyian Anak Bangsa 2008 di Hotel Millenium Minggu.
Kesamaan itu bisa dalam bentu…