Skip to main content

Tips Smart Beli Smartphone Ala Rico

Smartphone bisa dibilang sudah menjadi barang wajib bagi orang jaman sekarang. Dari pengalaman saya, banyak orang yang keliru dan menyesal setelah membeli smartphone yang ternyata tak sesuai ekspetasi mereka.

Tips Membeli Smartphone
Tips Membeli Smartphone

Oleh karena itu, lewat tulisan ini saya akan coba membantu pembaca tentang bagaimana caranya memilih dan membeli smartphone yang benar, agar tidak kecewa setelahnya.

1. Tentukan Anggaran
Kamu orang banyak duit? Silahkan lewati langkah ini. Tapi buat kamu yang punya anggaran khusus itu lebih baik. Tentukan batas maksimal (range) anggaran kamu, apakah itu 1 juta, 2 juta, 3 juta, dst. Jadi kategori smartphone yang akan kamu beli berdasarkan anggaran yang tersedia bukan fitur apalagi brand.

Buat saya, yang membeli smartphone hanya karena brand image terlalu kolot. Pengecualian untuk smartphone kelas high end atau premium.

2. Tentukan Fitur Utama
Nantinya smartphone lebih sering digunakan untuk keperluan apa? Jika untuk keperluan fotografi seperti selfie, pilih yang memiliki kamera bagus. Jika untuk multitasking, menginstal banyak aplikasi atau menjalankan aplikasi berat seperti game HD, jelas yang memiliki spesifikasi teknis tinggi.

Produk yang dikeluarkan selalu memiliki keunggulan utama disatu fitur. Ini strategi bisnis yang wajar untuk smartphone kelas mid / low end.

3. Lakukan Survei Tertutup
Survei tertutup artinya mencari jenis smartphone yang harganya berkisar / mendekati anggaran maksimal kamu. Cari kelebihan dan kekurangannya, Googling atau tanya langsung pada orang yang sudah memakai. Pada langkah ini, akan didapat beberapa kandidat smartphone baru kamu.

Mengetahui kelebihan dan kekurangan suatu produk amat penting. Selain menyesuaikan dengan kebutuhan juga sebagai bahan komparasi.

4. Lakukan Survei Lapangan
Ingat, yang kamu beli ini bukan barang seharga puluhan atau ratusan ribu, tapi jutaan. Selisih 50 ribu pun sangat berarti. Ingin mendapatkan harga terbaik pastinya bukan? Jadi, survei lapangan ini adalah survei harga. Jangan hanya mengunjungi satu outlet saja, semakin banyak semakin baik.

Setiap gerai atau outlet atau reseller selalu punya kebijakan harga tersendiri. Hal ini terkait dengan target laba / keuntungan mereka.

Kesimpulannya; tentukan anggaran (minimal ke maksimal), tentukan fitur unggulan (yang jadi prioritas penggunaan), cari kelebihan dan kelemahan produk tersebut (bandingkan para kandidat smartphone baru), cari tempat terbaik untuk membeli (bandingkan harga & layanan).



Demikianlah tips smart beli smartphone dari saya.

Comments

Popular posts from this blog

Believe Me: Ternyata Cabut Gigi Itu Tidak Sakit!

Saya mau share pengalaman cabut gigi yang bagi sebagian orang begitu "horor". Seperti biasa, sebelum dicabut saya tanya sana-sini. Yang ditanya ya macam-macam. Mulai dari biaya, dokter, tempat dan pastinya: "sakit nggak siiihh?". Karena ini pengalaman pertama, maka saya akan ulas tuntas bagi para pembaca.
Selasa, 25 Juni 2013 saya telah resmi kehilangan 2 geraham. Ingat, dua. Harus diakui, untuk urusan gigi saya memang bukan contoh yang baik, khususnya bagi anak-anak.
Problem Gigi
2 geraham bawah kiri saya sudah dalam keadaan kritis. Dokter bilang nomor 36, 37 (ternyata gigi punya nomer antrian juga). Kondisinya? Kayak tanah dihantam meteor. Saya gak akan beri gambaran lebih detil deh..., parah.
Kunjungan Pertama Oke, lanjut. Seminggu sebelumnya saya sudah datang, tapi berhubung gusi sedang meradang, operasi pun batal. Saya hanya diberi antibiotik dan sejenis painkiller. Sebenarnya bayar, kena Rp50000. Hehehehee...
Kunjungan Yang Kedua
Seminggu berlalu, bengkak pun hi…

Perbedaan Jacket, Sweater, Cardigan, Jas dan Blazer

Mungkin sudah banyak yang mengetahui 5 jenis outerwear ini, tapi masih banyak juga yang keliru membedakannya. Blazer disebut jacket, cardigan disebut sweater dan begitu seterusnya. Agar tidak salah kaprah, berikut perbedaan masing-masingnya. 1. Jacket Jacket adalah outerwear yang memiliki banyak varian bahan dan desain seperti kulit, parasut, denim. Umumnya memakai bahan yang kedap air atau tidak mudah basah serta berat dan akan terasa gerah jika dipakai dalam waktu yang lama.
2. Sweater Sweater adalah outerwear berkontur tebal dengan bahan yang lembut dan hangat. Biasanya dari benang wol. Kekeliruan sering terjadi saat menyebut sweater sebagai cardigan. Sweater merupakan terusan, tanpa kancing atau resleting.
3. Cardigan  Cardigan bisa dibilang turunan dari sweater tapi dengan kontur yang lebih tipis dan slim. Desain cardigan bisa dibilang seperti hasil 'kawin silang' antara sweater dengan kemeja, hal yang jadi perbedaan dasar antara sweater dengan cardigan.
4. Jas Jas merupakan…

Aturan Mengenai Lagu Plagiat

Lagu plagiat tak lagi berdasar pada 8 bar! Undang-Undang Hak Cipta Tahun 2002 sebagai perbaikan dari Undang-Undang Hak Cipta Tahun 1982 mulai disosialisasikan. Musisi Indonesia dituntut lebih kreatif dan hati-hati dalam mengarang lagu.

Salah satu hal yang paling ditekankan dalam sosialisasi tersebut adalah hal baru yang disebut substantial part. ”Yaitu, bagian terpenting dalam musik yang pernah dikenal orang,” jelas James F.Sundah, musisi senior sekaligus ketua bidang teknologi informasi dan apresiasi seni PAPPRI. Substantial part mempertegas batasan sebuah lagu dikatakan plagiat atau tidak. Sebelumnya, kata James, sebuah lagu dikatakan plagiat alias menyontek jika memiliki kesamaan dengan lagu lainnya sebanyak 8 bar.

”Tapi, dengan aturan baru ini, belum sampai satu bar pun, jika sudah terdengar seperti lagu milik orang lain, bisa dikatakan plagiat,” jelasnya setelah pengumuman Lomba Cipta Nyanyian Anak Bangsa 2008 di Hotel Millenium Minggu.
Kesamaan itu bisa dalam bentu…