Skip to main content

Posts

Believe Me: Ternyata Cabut Gigi Itu Tidak Sakit!

Jangan takut cabut gigi Saya mau share pengalaman cabut gigi yang bagi sebagian orang begitu "horor". Seperti biasa, sebelum dicabut saya tanya sana-sini. Yang ditanya ya macam-macam. Mulai dari biaya, dokter, tempat dan pastinya: "sakit nggak siiihh?". Karena ini pengalaman pertama, maka saya akan ulas tuntas bagi para pembaca. Selasa, 25 Juni 2013 saya telah resmi kehilangan 2 geraham. Ingat, dua. Harus diakui, untuk urusan gigi saya memang bukan contoh yang baik, khususnya bagi anak-anak. Becandain om om - ponk Problem Gigi 2 geraham bawah kiri saya sudah dalam keadaan kritis. Dokter bilang nomor 36, 37 (ternyata gigi punya nomer antrian juga). Kondisinya? Kayak tanah dihantam meteor. Saya gak akan beri gambaran lebih detil deh..., parah. Kunjungan Pertama Oke, lanjut. Seminggu sebelumnya saya sudah datang, tapi berhubung gusi sedang meradang, operasi pun batal. Saya hanya diberi  antibiotik dan sejenis painkiller . Sebenarnya bayar,...

Agar Tidak Menjadi Korban Bullying

Stop Bullying Akhir-akhir ini banyak kasus bullying terangkat permukaan dan menjadi fenomena di masyarakat khususnya remaja. Bagaimana tidak, bullying ternyata bisa berdampak sangat buruk tidak hanya bagi korban tapi juga pelaku. Bullying bisa membuat korbannya frustasi, stress, gangguan mental, bunuh diri bahkan membunuh pelakunya. Bagaimana caranya agar tidak menjadi korban bullying ?  Berikut sedikit masukan dari saya plus pengalaman pribadi yang mungkin bisa membantu memotivasi kamu yang mungkin suka di bully oleh orang-orang di sekitarmu: 1. Percaya Diri Kebanyakan korban bullying menjadi sasaran karena kekurangan yang dimilikinya, entah itu fisik atau pembawaan. Jangan kamu merasa minder dengan kekurangan itu, percayalah semua manusia diciptakan sama terhormatnya bagaimana pun ia diciptakan. Tunjukan karaktermu.   2. Jadilah Pribadi Menyenangkan Biasanya korban bullying cenderung menutup diri & menjauh, hal ini justru semakin memperburu...

Parma, Nasibmu Kini

Sungguh miris melihat nasib Parma musim 2014-2015 ini. Mereka dipastikan degradasi ketika kompetisi masih berjalan. Bagi anda yang tahu bagaimana Parma di era 90an pasti juga akan merasa miris tidak percaya. Semua berawal dari hutang. Hutang kembali menjadi penyebab ambruknya Parma setelah sempat mengalami hal serupa dipertengahan 2000. Kasus kali ini rasanya malah jauh lebih buruk dari yang sebelumnya. Hutang klub yang dikabarkan mencapai 100 juta Euro dianggap sudah tidak logis (bisa bayangkan seberapa parahnya). Akibatnya, Parma harus mengalami nasib naas bertubi-tubi. Dicoret sebagai wakil Serie A untuk UEFA League, ditinggalkan sang pemilik, dijual dengan nilai memalukan 1 € hanya untuk dijual kembali lagi oleh pemilik baru dalam waktu 2 bulan saja, ditinggal Antonio Cassano sang pemain andalan,  menunggak gaji pemain hingga 6 bulan yang berujung pada mimpi terburuk bagi klub manapun: dinyatakan bangkrut, dibatalkannya kontrak semua pemain dan (kemungkinan segera...

Kangen Olahraga Lagi

Judulnya agak nyeleneh, tapi pernyataan itu akan menjadi wajar jika terlontar dari seseorang berpola hidup rock`n roll seperti saya. Sebenernya malu juga post beginian tapi paling nggak pembaca bisa menilai saya ini panutan atau panu`an... Rindu sekali rasanya joging, main bola, lari pagi dan kegiatan olah tubuh lainnya. Sumpah, gak inget kapan terakhir ini badan dipake buat olahraga, rasanya udah gak enak banget, lesu, letih, lemes dan pastinya letoy! Catatan: yang letoy bukan yang "itu" ya! pfhhhh... Visi berolahraga Di usia yang seperempat abad ini rasanya saya sudah harus sadar betul betapa pentingnya kesehatan dan pola hidup sehat itu sendiri pastinya. Tapi yang namanya kebiasaan gimana ya? ( mulai lagi deh... ). Selain itu juga hasil liat orang-orang sekitar, jaman sekarang penyakit macem-macem. Sekarang stroke ama sakit jantung bukan cuma buat orang kaya aja ( sejak kapaaan? ) dan yang tua-tua, orang-orang muda yang segar dan biasanya belum banyak beban ...

Ciri - Ciri Pelaku Kentut

Kentut di sekitar orang lain adalah tindakan kriminal, meski hal itu sangat manusiawi. Ada saatnya seseorang kelepasan atau malah sengaja melepaskan kentutnya. Tapi rasanya tak ada seorang pun manusia di dunia ini yang mau mengakui kalau ia sedang kentut karena jelas, akan sangat memalukan. Jadi saat berada di tempat umum orang akan berusaha menyembunyikan kentutnya. Saya pun jadi terinspirasi berbagi trik: cara mendeteksi pelaku kentut! Berikut adalah ciri-ciri pelaku kentut versi rickorockers, ga tau deh versi Pak Presiden: 1. Mendadak Bicara dengan Nada Tinggi Biasanya trik ini digunakan untuk menyamarkan suara kentut atau mengalihkan perhatian. Jika terdengar suara kentut lalu tiba-tiba seseorang bicara dengan nada tinggi plus gaya yang sok asik, kemungkinan ia pelakunya. 2. Duduk Miring - Miring Tidak Nyaman Teknik ini (jaelah) biasa digunakan seseorang untuk meminimalisir suara, bau dan volume kentut. Perhatikan orang yang duduknya miring-miring tidak ...

Tips Agar Tampak Macho dan Maskulin

Sebagai orang Asia dengan (mayoritas) wajah berbentuk oval, kita para laki-laki kadang sulit untuk tampil maskulin. Berbeda dengan mereka yang berasal dari Eropa atau Amerika. Wajah dari ras Asia biasanya memang lebih "awet" dan "childish". Kalau tidak percaya bandingakan saja pemuda Asia berusia 17 tahun dengan pemuda Eropa seusianya. Oleh karena itu, perlu beberapa kiat agar pria Asia bisa memiliki perawakan yang macho, maskulin dan 'jantan'. Kebetulan juga sedang trend-nya saat ini laki-laki bergaya maskulin: 1. Menumbuhkan rambut wajah Menumbuhkan rambut seperti kumis, jenggot dan cambang adalah cara instan untuk mendapatkan kesan meskulin. Alasannya jelas, karena ketiga hal itu merupakan ciri khas alami bagi laki-laki. Dengan menumbuhkan rambut di wajah, seseorang akan tampak lebih dewasa dan 'jantan'. 2. Memperhatikan cara berpakaian Cara berpakaian juga harus diperhatikan. Perlu diingat bahwa maskulin itu ciri pria dewasa,...

Bosan Dengan Musik Indonesia? Ini Penyebabnya

Adakah di antara kamu yang sudah atau mulai bosan dengan musik lokal? Merasa sudah jenuh dengan industri musik tanah air? Berikut saya paparkan beberapa alasannya: 1. Tema Lagu Cinta Tak peduli apa pun genre-nya, tema lagu musik sekarang selalu soal percintaan. Memang, tema percintaan sangatlah menjual, tapi apakah semua sukses? No! Musisi sekarang lebih seperti mati ide (mungkin memang tidak punya idealisme) sehingga tak tertarik membuat lagu-lagu dengan tema lain. Tak peduli band, grup atau solo, tak peduli genre rock, pop, jazz atau soul, tema lagunya bisa dipastikan tentang percintaan. Muak? Aneh kalau tidak. 2. Monopoli Industri Musik Kapitalisme sepertinya sudah meracuni seluruh aspek, termasuk industri musik. Bussines oriented? Sebenarnya lumrah karena namanya saja industri. Yang jadi masalah adalah ketika cara bisnis mereka di industri musik lebih mirip pedagang buah: jual sesuai musimnya. Tak peduli sejelek apapun, jika menjual dan laku, kontrak menghampiri. K...