Skip to main content

Posts

Tips Smart Beli Smartphone Ala Rico

Smartphone bisa dibilang sudah menjadi barang wajib bagi orang jaman sekarang. Dari pengalaman saya, banyak orang yang keliru dan menyesal setelah membeli smartphone yang ternyata tak sesuai ekspetasi mereka. Tips Membeli Smartphone Oleh karena itu, lewat tulisan ini saya akan coba membantu pembaca tentang bagaimana caranya memilih dan membeli smartphone yang benar, agar tidak kecewa setelahnya. 1. Tentukan Anggaran Kamu orang banyak duit? Silahkan lewati langkah ini. Tapi buat kamu yang punya anggaran khusus itu lebih baik. Tentukan batas maksimal (range) anggaran kamu, apakah itu 1 juta, 2 juta, 3 juta, dst. Jadi kategori smartphone yang akan kamu beli berdasarkan anggaran yang tersedia bukan fitur apalagi brand. Buat saya, yang membeli smartphone hanya karena brand image terlalu kolot. Pengecualian untuk smartphone kelas high end atau premium. 2. Tentukan Fitur Utama Nantinya smartphone lebih sering digunakan untuk keperluan apa? Jika untuk keperluan fotog...

Ban Tubeless, Tambal Luar Atau Dalam?

Ban Tubeless Ini pertama kalinya ban mobil saya gembos. Setelah dicek ternyata ada paku kabel yang menancap. Karena gak ada rencana keluar hari itu, maka diputuskan untuk membuka roda dan membawanya ke tempat tambal ban. Berhubung si Vario dibawa adik sekolah, ban 16 inci punya si maroon terpaksa saya bawa dengan motor legendaris kepunyaan saya; SupraX 125D tahun 2005. Berasa bawa moge karena setang cuma bisa gerak dikit. Walau kesusahan bawa motor, mencari tempat tambal saya tidak mau sembarangan, tempatnya harus meyakinkan. Akhirnya sampailah saya ke sebuah bengkel spesialis roda bernama Ahmad Ban. Waaaah, apa mungkin bengkel ini kepunyaan Ahmad Dhani? Ah, sudahlah...  Sesampainya di bengkel, saya langsung kasi liat paku kabel yang masih nancep ke mekaniknya (sengaja ga dicabut), lalu mekaniknya nanya "ini mau ditambal luar apa tambal dalam?". Jiahhh, jadi bingung. Dengan tampang sok berpengalaman saya langsung bilang "dalam ajalah...". Sambi...

Permainan Masa Kecil (Bag. 2): En

Masa Kecil Yang Bahagia Sebelumnya saya bercerita tentang permainan petak umpet bernama Cik Mancik, kali ini saya akan menceritakan permainan masa kecil lainnya; En. Simple kali ya namanya? Hahahaha. Untuk permainan ini saya tidak tau penamaannya di daerah lain, intinya ini permainan kejar-kejaran. Main En biasanya dilakukan siang hari, seperti diwaktu istirahat sekolah. Jadi sedikit banyak perbedaan bocah sekarang dengan jaman 90an adalah, kami dulu sehabis main pasti pada wangi semua, hahahaa. Jangan bandingkan dengan bocah sekarang yang udah make lotion, roll on atau parfum. Aturan Main Main En memiliki aturan main yang sederhana. Satu pemain yang kalah hompimpah harus mengejar dan menyentuh badan teman-temannya yang lain. Si pengejar ini biasanya kami sebut dengan "yang jadi". Lalu yang lain tugasnya apa? Ya, lari. Hehehe... Biasanya area permainan dibatasi agar yang mengejar tidak terlalu capek. Contoh: pekarangan sekolah. Dengan dibatasi, permainan j...

Permainan Masa Kecil (Bag. 1): Cik Mancik

Cik Mancik Kali ini gue mau bercerita tentang salah satu jenis permainan waktu kecil. Tumbuh di era 90an, jangan bayangkan gue dan teman-teman seperti bocah sekarang yang udah nenteng gadget atau ke warnet. Bocah era 90an sangat akrab dengan lapangan dan lingkungan mereka buat bermain. Salah satu permainan yang biasa gue mainkan bareng teman-teman dulu bernama "cik mancik" atau lebih umum dikenal dengan petak umpet. Dari segi nama, sebenarnya rada absurd, sebab "cik mancik" sendiri berarti cik (kotoran) dan mancik (tikus). Entah siapa pencetus nama ini. Aturan Main Aturan mainnya simple aja, seperti petak umpet kebanyakan. Satu pemain yang menjadi "pencari" musti nyari teman-temannya yang sembunyi. Buat nentuin siapa yang jadi pencari dilakukan lewat hompimpah. Udah tau kan caranya hompimpah? "Hompimpah alaium gambreng!". Selanjutnya si pencari (kami nyebutnya 'yang jadi', kalau daerah lain biasanya 'yang jaga'...

Cara Menemukan Handphone Android Yang Hilang

Pencuri Smartphone Siapa yang tak gundah gulana jika kehilangan gadget kesayangan? Yang membuat gundah mungkin bukan jenis, brand atau harga, tapi data & kenangan yang ada di dalamnya. Untuk itu kali ini saya akan berbagi tips Cara Menemukan Handphone Android Yang Hilang. Sebetulnya cara ini dimulai dari langkah pencegahan, dengan kata lain sebelum smartphone hilang alias masih ada pada kita. Jika tidak (belum) dilakukan, maka tidak akan berhasil dan satu-satunya cara hanya menghubungi handphone tersebut secara langsung.  Pencegahan: Pertama, selalu ingat nama akun dan password gmail pada perangkat. Kedua, lakukan settingan ini pada perangkat dengan membuka: Google Settings > Security > Android Device Manager. Lalu centang pada " Remotely locate this device " dan " Allow remote lock and erase ". Ketiga, usahakan selalu mengaktifkan paket data atau GPS, apalagi saat bepergian ke tempat yang masih asing agar posisi terus ter update . K...

Believe Me: Ternyata Cabut Gigi Itu Tidak Sakit!

Jangan takut cabut gigi Saya mau share pengalaman cabut gigi yang bagi sebagian orang begitu "horor". Seperti biasa, sebelum dicabut saya tanya sana-sini. Yang ditanya ya macam-macam. Mulai dari biaya, dokter, tempat dan pastinya: "sakit nggak siiihh?". Karena ini pengalaman pertama, maka saya akan ulas tuntas bagi para pembaca. Selasa, 25 Juni 2013 saya telah resmi kehilangan 2 geraham. Ingat, dua. Harus diakui, untuk urusan gigi saya memang bukan contoh yang baik, khususnya bagi anak-anak. Becandain om om - ponk Problem Gigi 2 geraham bawah kiri saya sudah dalam keadaan kritis. Dokter bilang nomor 36, 37 (ternyata gigi punya nomer antrian juga). Kondisinya? Kayak tanah dihantam meteor. Saya gak akan beri gambaran lebih detil deh..., parah. Kunjungan Pertama Oke, lanjut. Seminggu sebelumnya saya sudah datang, tapi berhubung gusi sedang meradang, operasi pun batal. Saya hanya diberi  antibiotik dan sejenis painkiller . Sebenarnya bayar,...

Agar Tidak Menjadi Korban Bullying

Stop Bullying Akhir-akhir ini banyak kasus bullying terangkat permukaan dan menjadi fenomena di masyarakat khususnya remaja. Bagaimana tidak, bullying ternyata bisa berdampak sangat buruk tidak hanya bagi korban tapi juga pelaku. Bullying bisa membuat korbannya frustasi, stress, gangguan mental, bunuh diri bahkan membunuh pelakunya. Bagaimana caranya agar tidak menjadi korban bullying ?  Berikut sedikit masukan dari saya plus pengalaman pribadi yang mungkin bisa membantu memotivasi kamu yang mungkin suka di bully oleh orang-orang di sekitarmu: 1. Percaya Diri Kebanyakan korban bullying menjadi sasaran karena kekurangan yang dimilikinya, entah itu fisik atau pembawaan. Jangan kamu merasa minder dengan kekurangan itu, percayalah semua manusia diciptakan sama terhormatnya bagaimana pun ia diciptakan. Tunjukan karaktermu.   2. Jadilah Pribadi Menyenangkan Biasanya korban bullying cenderung menutup diri & menjauh, hal ini justru semakin memperburu...